Senin, 27 Mei 2013




Strategi untuk membantu siswa mengidentifikasi konsep-konsep penting dan hubungan konseptual dalam teks.

          Peta Teks menggambarkan konsep-konsep penting dalam pemilihan teks dan menunjukkan bagaimana mereka terhubung struktural. Pemetaan teks dapat mengembangkan pemahaman sebelum, selama, dan / atau setelah membaca. Sebagai strategi mengajar, siswa menggunakan peta yang dikembangkan oleh guru. Sebagai strategi pembelajaran, siswa mengembangkan peta mereka sendiri. Dalam pemetaan teks, konsep utama dari suatu bagian melampirkan cabang utama dalam diagram yang cabang kecil ditambahkan untuk rincian. Cabang dapat diberi label untuk mewakili struktur retoris. Hal ini juga telah disebut Grafik Organiser / Overview Terstruktur (Barron, 1969) dan Pemetaan Idea (Armbruster & Anderson, 1982) untuk ekspositori dan Story Maps (Beck & McKeown, 1981) untuk teks narasi.
 

Sebagai strategi pengajaran, pemetaan teks memiliki 3 tahapan:

I. Persiapan: 

Tahap pertama ini dianggap paling penting oleh para pengembang.
Langkah 1: Pilih konsep-konsep penting dari sebuah teks.
Langkah 2: Atur kata-kata ke dalam sebuah peta konsep yang menunjukkan bagaimana kata-kata yang terhubung.
Langkah 3: Tambahkan ke peta kata siswa pelajari sebelumnya.
Langkah 4: Evaluasi peta dengan berbagi dengan seorang guru pemula untuk melihat apakah hubungan masuk akal.

II. Presentasi: 

Guru menggunakan peta selama 5-10 menit sebagai alat preteaching untuk memperkenalkan konsep dan antar hubungan mereka. Siswa didorong untuk menambahkan konsep dan mempertanyakan hubungan. Sesekali, guru mengajukan pertanyaan untuk memeriksa pemahaman.

III. Follow-Up: 

Disaat siswa membaca peta, guru memberikan sebuah materi yang nantinya akan dicocokan oleh siswa saat mengerjakan pelajaran.

Sebagai strategi mahasiswa, pemetaan teks memiliki 2 tahap:

Tahap 1 Sebelum membaca: Untuk strategi menjadi efektif, siswa harus diajarkan untuk menghasilkan peta mereka sendiri konsep-konsep dari teks.
 Tahap 2 Selama dan Setelah Membaca: Siswa mengkonfirmasi dan menambah peta, menciptakan representasi spasial dari konsep dalam teks. Mereka label cabang untuk menunjukkan hubungan antara konsep-konsep (yaitu, konsep dan contoh, konsep dan definisi, konsep dan sifat, waktu, sebab dan akibat, kondisional, dan perbandingan). Siswa dapat diajarkan untuk meninjau peta sebelum tes.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar